Saturday, December 14, 2013

#BiggestBrown

this is the Biggest Brown eating doughnut from Line event in Mall Kelapa Gading!

Friday, July 12, 2013

REGRET

Ini adalah cerita tentang seorang gadis yang pendiam. Kehadirannya tidak berpengaruh bagi orang-orang. Kalimat “Ga ada lo ga rame” tidak pernah terucap baginya. Meskipun dia adalah gadis yang baik, tapi tidak ada yang menyadarinya. Tidak ada yang menghargai arti kehadirannya. Bahkan laki-laki yang sangat disukainya, tidak pernah menyadari bagaimana pentingnya laki-laki itu untuk gadis terebut. Namun bila suatu hari mereka menyadari arti kehadiran gadis ini, mungkin semuanya akan sangat terlambat dan yang tersisa hanya penyesalan.

Kisah ini dimulai disuatu pagi, tanggal 25 Juni 1996, ketika seorang bayi kecil datang ke dunia. Seorang bayi perempuan yang manis dan tak berdaya. Sebuah kehidupan baru akan memulai perjalanannya di dunia ini. Gadis kecil ini bernama Candie, yang artinya adalah terang. Ketika dewasa nanti, tentulah gadis ini diharapkan menjadi terang bagi sesamanya, dan terang bagi dunia.

Gadis ini tumbuh besar dalam keluarga yang baik. Dia memiliki seorang kakak perempuan yang juga menyayanginya. Meskipun tidak jarang mereka bertengkar, tapi pada akhirnya tidak ada yang bisa memisahkan kedekatan mereka. Dia juga memiliki banyak teman yang baik, meskipun ketika kelas 4 SD, dia berkumpul dengan teman-teman yang kurang baik dan menyebabkan kekacauan dalam dirinya. Ketika ia beranjak ke bangku SMP, dia mulai menjadi anak yang baik lagi dan bahkan lebih baikdari sebelumnya. Dia menjadi rajin belajar dan memiliki budi pekerti yang baik pula.

Semuanya berjalan baik selama 3 tahun perjalanan hidupnya di SMP. Namun, kehidupan sesungguhnya baru dimulai, ketika Candie beranjak ke bangku SMA. Dia ingin menjadi pribadi yang baru. Yang ceria, yang menyenangkan, memiliki banyak teman, dan tidak pendiam lagi. Dia sering sekali membantu teman-temannya yang sedang dalam kesusahan, seperti ketika ada tugas dari guru bahasa mereka untuk tugas kelas. Gadis ini ingin membantu teman-temannya sehingga pada akhirnya, ia yang mengerjakan semuanya sendirian sementara teman-temannya hanya bias menagih jawaban. Tetapi ketika tugas itu selesai, orang-orang tidak lagi mengingat kebaikannya. Memang apa mau dikata ketika kebiasaan menjadi kepribadian. Begitu sulit untuk menjadi anak yang supel. Tidak jarang pula ia merasa iri dengan teman dekatnya yang begitu banyak disukai orang-orang. Tapi ia juga bahagia, karena ia akhirnya mendapatkan pacar pertamanya. Kisah kasih di sekolah. Begitu indah katanya. Namun seiring berjalannya waktu, seorang gadis penurut hanya akan dimanfaatkan oleh banyak orang tak ketinggalan, kekasih hatinya sendiri. Laki-laki itu sering meminta bantuan pada si gadis ini. Meminta ini itu dan membebani si gadis ini, sampai pada akhirnya, laki-laki ini meninggalkan ia dengan alas an “bosan”.

Dunia memang kejam. Ketika pada akhirnya gadis ini menemukan seorang laki-laki yang begitu mencintainya, gadis ini tidak bisa menerima si laki-laki ini sepenuh hatinya, karena di hatinya, ia tidak merasakan hal yang sama. Setelah 9 bulan mereka menjalin asmara, gadis ini kemudian menyudahi hubungannya karena pada akhirnya, gadis ini merasa terbebani karena tidak bisa memberikan cinta seperti yang telah diberikan kepadanya. Dan pada sisi yang lain, gadis ini menemukan tambatan hatinya seorang laki-laki yang menarik perhatiannya. Laki-laki ini berbeda 5 tahun dengannya. Pertemuan pertamanya adalah di sebuah pelatihan kewirausahaan. Ia begitu menyukai laki-laki ini. Matanya selalu tertuju padanya. Laki-laki inipun memberika suatu respon yang positif. Gadis ini terus berjuang mengejar cintanya. Tapi pada akhirnya, kasih tak sampai, berbuah kesedihan semata. Laki-laki ini tidak menghiraukan dia lagi. Dunianya terasa runtuh perlahan-lahan.

Gadis ini tetap melanjutkan hidupnya. Namun tidak seindah dahulu. Dia terus berbuat baik bagi sesamanya, namun semuanya hanya terasa seperti rutinitas belaka. Tidak ada lagi cinta dalam hatinya yang dingin. Terang sinarnya semakin memudar. Penyakit yang dulu dideritanyapun, perlahan-lahan kembali menyelinap keluar, menyapa si “kawan lama”.

Gadis inipun mulai menghabiskan harinya di kamar rumah sakit. Hari-hari yang membosankan ditemani dengan obat-obatan. Tidak ada seorang temannya yang peduli. Dan tidak ada kabar dari laki-laki pujaannya yang terus ia tunggu. Sementara tubuh gadis ini semakin melemah, tidak kuat menahan sakit yang berat. Hingga pada suatu malam, malaikat datang menjemput gadis ini. Menjemputnya pulang ke “rumah”.

Satu tahun berlalu sejak kepergian si gadis. Teman-temannya baru menyadari betapa penting kehadiran seorang gadis yang begitu baik kepada mereka. Yang begitu mengasihi mereka. Namun terlambat.

Dan laki-laki yang begitu dipuja oleh gadis ini. Laki-laki yang ditemuinya di pelatihan, menghubungi gadis ini kembali, meskipun sekrang, tidak akan ada lagi yang membalas. Tidak akan ada lagi tawa riang yang begitu senang menerima pesan dari laki-laki ini. Semuanya telah terlambat.

Semua orang jarang melihat kehadiran sesama kita yang begitu baik dan begitu berharga. Kita terus mencari kesenangan kita sendiri dan tidak peduli dengan cinta dari sesama kita. Kita tidak menyadari, bahwa sebenarnya merekapun ingin mendapat cinta kita. Terkadang, berhentilah sesaat dan lihat apa yang ada disekitar kita. Apa yang kita miliki. Sadari sebelum semua terlambat dan menjadi penyesalan yang sia-sia.


Wednesday, July 3, 2013

request lu ser. hahaha

Cinta itu..
Membiarkan seseorang memegang pisau buat nyakitin kita,
tapi sekaligus pemegang obat untuk setiap luka kita..
Konyol..
Tapi itulah yang aku rasakan..
Aneh..
Tapi itulah kenyataannya.


Akhir-akhir ini, ada yang mengganggu pikiranku. Sejak pertemuanku dengan “dia” beberapa hari lalu, perasaanku semakin ga menentu. Aku terus teringat wajahnya. Dadaku berdebar keras ketika mengingat setiap pembicaraan yang terjadi antara kami. Sakit perut ketika dia ga jauh dariku. Dan aku sangat mengharapkan BBM darinya. Menunggu walaupun hanya penantian belaka. Dia. Ya, dia. Seorang laki-laki berkacamata dan baik. Entah sejak kapan, aku diam-diam sering memperhatikannya. Orang bilang, ini cinta. Cinta? Hanya dalam beberapa hari saja bisa jatuh cinta? Aneh. Sepertinya aku memang tidak pernah mengenal apa itu cinta.

Hari-hariku berjalan normal seperti biasa. Tidak ada yang menarik. Minggu lalu aku baru putus dengan pacarku setelah 9 bulan kita bersama. Alesan putus? Gampang saja, aku udah ngerasa ga cocok, bahkan dari bulan-bulan sebelumnya. Dia tidak bisa menghargai seorang perempuan. Apa yang harus dipertahankan dari itu. Dia bilang itu cinta. Rasanya aneh. Sepertinya aku memang sudah malas dengan cinta. Cinta cuma membawa sakit hati dan penderitaan. Menyedihkan..

Liburan kenaikan kelas kali ini sangat menyedihkan. Selain putus, aku juga tertarik dengan laki-laki yang tidak tertarik denganku. Tapi kenapa rasanya begitu berat melepaskan dia ya..? orang yang belum lama kutemui itu. Perasaan ini terasa begitu nyata. Begitu juga sakitnya. Aku bahkan tidak merasa sedih ketika aku berpisah dengan pacarku. Aku justru sedih karena “dia” tidak begitu menanggapi chat yang dengan penuh keberanian kucoba memulainya duluan. Padahal selama pertemuan kami beberapa hari ini, dia terlihat menunjukkan tanda positif. Tuh kan, cinta memang aneh.
Temanku bilang,”lu tuh ada harapan tau sama dia. Coba aja terus!”. Padahal kenyataannya, semakin aku mencobanya, semakin aku sendiri yang tersakiti. Hanya aku yang berjuang seorang diri. Tuhan.. hidup itu memang tidak adil ya..

***

Seminggu berlalu. Aku masih menyukai laki-laki yang sama. Seorang yang memberiku harapan palsu. Dia. Ya, orang yang sama dengan waktu itu. Orang yang membuatku berdebar setelah sekian lama aku tidak lagi merasakan berdebar keras seakan mau meledak. Orang yang membuatku tersenyum dalam penantianku. Setiap lembar foto yang menunjukkan kebersamaan kita, semuanya hanya menjadi kenangan manis yang menyayat hati.

Semakin aku mencoba, semakin kamu menjauh. Aku tidak mengerti lagi. Apa yang kamu inginkan? Bahkan Tuhan pun tidak ingin aku tahu apa rencana-Nya terhadapku sehingga aku tidak tahu apa yang harus kuperbuat. Yang bisa kulakukan, hanya menanti. Menanti suatu jawaban dari ketidakpastian. Mungkin benar kata orang. Aku sungguh telah jatuh cinta. Karena aku tidak bisa merelakannya. Karena aku membiarkannya memegang kendali atas perasaanku. Memegang pisau untuk melukaiku namun terus berharap dia tidak akan melukaiku dan membantuku menyembuhkan luka-lukaku. Karena cinta, membuatku menyukai luka yang disebabkan olehnya.

Monday, January 7, 2013

konnichiwaaa

lama banget ga ngepost lg disini.. kangen juga :') abis baca ulang post" lama.. trus ngerasa aneh sama tulisan sendiri (^^") maklum lah ya wktu itu masih kelas 8.... wkwkwkwk.. sekarang gw udah kelas 11 loohh B) bentar lagi kls 12..UN.. trus kuliah.. cepet ya... kangen deh masa" bikin fanfic, gila jepang, nyanyi lagu jepang dikelas bareng temen :') hahaha.. miss them so much kayaknya udah gada yg mau diomongin ya..
jaa neee~! :)

Tuesday, November 16, 2010

BEST FRIEND NEVER DIES~

You make me believe in myself when nobody else can help....

Besok adalah hari pertama sekolahku di SMP baru ini.. Dapatkah aku mendapat seorang sahabat....? Namaku Kim Ryeowook. aku adalah seorang murid biasa yang selalu kesepian. Di sekolah lamaku aku dianggap sebagai orang aneh, padahal sebenarnya aku hanya tidak tahu bagaimana bergaul dengan baik. Semoga saja teman” baruku akan memberi kesan yang lain padaku. Aku harus berjuang~!!!
Nah, sekarang aku sudah siap. Aku sudah mengecek ulang barang” yang akan kubawa dan seragamku. Karena rumahku dan sekolah baruku dekat, aku hanya perlu berjalan kaki untuk sampai kesana. Persiapkan mentalmu Kim Ryeowook~!!
Tak berapa lama sebelum aku jauh dari rumah, seorang laki” berlari kearahku dan berkata,
“maaf, kau murid SMP Kyunkyun kan?” ucap laki2 itu
“ee... i-ya..”
Huweeee.. siapa dia~~??? DX
“ngg, apakah kau punya seragam ini dua? Aku lupa kalau seragam untuk upacara penerimaan murid baru harus memakai jas~~ kumohon bantulah aka. Aku juga adalah murid baru dan rumahku jauh...”
“unnn.. se-sepertinya aku punya. Ikutlah denganku..”
“Baik~!”
Raut wajah laki2 itu langsung berubah drastis.. ==’
“Ini. Cepat pakai, sudah hampir waktunya masuk” ujarku tergesa-gesa
“asikkk... makasihh~~”
Setelah itu kami berdua berlari menuju sekolah. Sesampainya disekolah, kami segera ketempat upacara diadakan. Upacara dilaksanakn sekitar 1 jam hanya dengan mendengar ceramah kepala sekolah. Sungguh melelahkan... Setelah upacara selesai, kami boleh pulang, namun aku pergi ke papan pengumuman untuk melihat aku masuk kelas apa, ah, aku bertemu dengan laki2 tadi yang meminjam bajuku.
“Ah, hey, ini kukembalikan pakaianmu. Terima kasih banyak lho~” ujar laki2 itu riang
“ ya, sama2. Ngg.. ngmng2, aku belum tahu namamu.. siapa namamu?”
“aku Kim Jong Woon. Tapi orang2 biasa memanggilku Yesung. Kau juga panggilah aku Yesung. Oh ya, siapa namamu juga?”
“namaku Kim Ryeowook. panggil saja aku Ryeowook..”
“baiklah Ryeowook, karena kau telah menolongku hari ini, aku bersedia menjadi temanmu~~”
“hei, memang sebelumnya kau teidak mau menjadi temanku?”
“hahaha... sebenarnya orang pertama yg ingin kujadikan teman adalah seorang gadis yang manis. Tapi kau telah menyelamatkan hidupku, jdi tidak apa2. Hahaha”
“a..? ==’ “
“o, ya, kau ada dikelas mana Wookie?”
Wookie? Seenaknya sekali orang ini memanggilku
“hey, kau tidak suka aku panggil Wookie? Hehehe..” ucapnya lgi
“haa.. yasudahlah. Tidak apa2 kok~”
“hehehehe.. asiikk.. hey, aku ada dikelas B. Kau dikelas apa?”
“engg.. aku juga dikelas B..”
“eeeeehhh.. wah, asik nih~ hahaha.. kita jadi teman baik ya~~ ^^”
“........ . Ya tentu saja.”
Akhirnya senyum tersungging di bibirku. Seorang teman telah kudapatkan.. ^w^
“hey wookie, maaf aku harus pulang. Aku ada acara~ bye bye~”
“ ya, gpp. Bye :D”

Akhirnya sudah 3 tahun kami lalui sebagai sahabat. Hari ini adalah hari kelulusan SMP. Aku dan teman2 seangkataku pergi menginap di Villa milik sekolah yang berada di sekitar pegunungan yg penuh dengan jurang. Sedikit mengerikan dnegan jurangnya.. hahaha..

“hey hey, Wookie, lihat2~~! Aku bisa berjalan seimbang disini lho” ucap Yesung sambil berjalan di pinggir jurang
“Yesung~! Jangan nekad kamu~!!” ucapku dengan nada tegas
“hehehehe.. maaf wookie~~”
Tiba2 tepi jurang tempat Yesung berdiri bersuara aneh! Aku segera menyadari itu, aku segera menariknya kebelakang dan tanpa kusadari, aku jatuh!!
........................................................................................................................................................................
“ngg... ini dimana? Yesung?”
“Wookie~! Wookie~!! Akhirnya kamu sadar! Ini dirumah sakit”
“ngg.. bagaimana aku bisa disini?”
“saat acara perpisahan seminggu yang lalu, kamu jatuh ke jurang karena menyelamatkan aku. Maafkan aku... dan, terima kasih..”
“tidak apa2 Yesung, yg penting kamu juga tidak apa2”
“ngga boleh bgtu.. harusnya saat itu aku saja yang jatuh ke jurang.. kenapa harus berkorban demiku..”
“Yesung... kau adalah sahabatku yg pertama. Bagaimana mungkin aku membiarkan sahabat pertamaku yg sangat kusayangi jatuh kejurang selama aku bisa menolongnya..? selama ini aku selalu sendirian, aku tidak mau kehilangan sehingga aku sendirian lagi..”
“kalau kau sampai pergi, bagaimana denganku? Aku juga akan sendirian..”
“haha.. makanya, lain kali jangan nekad..”
“iya kakak.. hehehe”

Tahun2 berikutnya kami terus bersama. Saat ini kamupun dikenal orang banyak sebagai anggota dari grup boy band “SUPER JUNIOR”. Kami menikmati masa2 persahabatan kami. Aku yakin, sahabat sejati takkan meninggalkan kita.. takkan pernah hilang dan... Takkan pernah mati.



***

Saturday, November 6, 2010

Ini dia cerita dari request~~ ^O^ selamat membacaa~~ :)

Hari yang cerah.. pasti hal baik akan terjadi hari ini
Aku Park Min Rin. Saat ini aku sudah berusia 14 tahun. Hidup di Korea adalah salah satu kebanggaanku karna aku tinggal di tempat yg begitu indah dan menyenangkan. Aku mempunyai seorang sahabat, namanya Kan Min Young. Aku bersekolah di sekolah yang sama dengan Min Young. Aku juga memiliki seorang namdongsaeng (adik laki2) dan seorang oppa (kakak laki2).
Aku menjalani hari2ku seperti biasa. Pergi kesekolah, belajar, main, dll. Semuanya berjalan seperti itu saja sampai suatu saat..
“sillyehabnida (permisi), apakah dompet ini milik anda?” ucap seorang laki2 tampan kepadaku
“ah, i..iya. ngg.. dimanakah anda menemukannya?”
“di kursi itu nona”
Ah, it kursi tempat aku duduk tadi. Duhhhh.. malunya..
“ngg.. Gamsahabnida (terima kasih). Maaf sudah merepotkan anda”
“ya. Tidak apa2 kok”
Hmm.. bertemu dengan seorang yang baik dan tampan di dunia sekarang susah.. aku.. aku tidak mau menyiakannya begitu saja~!!
“ah, jamkkan! (tunggu sebentar!) ngg.. ijinkan aku membalas kebaikkanmu. Ijinkan aku mentraktirmu minum teh” tiba2 saja terlontar kata2 itu dari mulutku..
“umm.. boleh2 saja. Hahaha..” ucapnya sambil tersenyum manis.
Senyumnya benar2 membunuhku~! Manis sekali!!!
Akhirnya aku memutuskan untuk mengajaknya minum teh di cafe langgananku. Tempat yg begitu tenang dan nyaman dengan tehnya yg sangat enak.
“namamu siapa?” ujarku membuka topik pembicaraan baru
“aku Kim Jong Woon. Biasa aku dipanggil Yesung. Namamu siapa?”
“namaku Park Min Rin. Senang berkenalan denganmu”
“senang juga berkenalan denganmu. Hehe.. kamu baik sekali nona”
“haha.. panggil saja aku Min Rin. Ah tidak, aku hanya membalas budi baik anda”
“panggil saja aku Yesung, Min Rin. Hahaha.”
“ah, ya. Hahaha..”
Kami berbincang banyak hal hingga sore di cafe tersebut sampai2 kami diusir oleh pelayannya karna terlalu lama disitu dan masih bnyak pengunjung yg ingin menikmati suasana cafe tersebut. Hahaha.. hei hei, kami juga sudah bertukar nomor Handphone lhooo~~~ hihihi.. dengan begini, akan lebih mudah untukku mendekatinya. Yesung benar2 baik~! X3
Keesokan harinya, ketika sampai disekolah, aku langsung menceritakan kejadian kemarin ke Min Young..
“Eeehhh.. enak sekalii~~ haha.. hey, apakah dia punya saudara atau teman yg sama kerennya dengan dia? Hahaha..” ucap Min Young berkomentar
“hmm.. seingatku dia bilang dia punya saudara laki2 juga yang beda 2 tahun dari dia yang berarti lebih tua 2 tahun dari kita”
“eh? Memang umur Ysung berapa?”
“umur dia 18 tahun”
“wah, beda 4 tahun dong ama kamu. Gapapa tuh?”
“gapapa kok. Cwo yg lebih tua, pasti lebih dewasa. Hehehe”
“hahaha.. hei, titip salam buat Yesung, kapan2 ktmuan bawa adik laki2nya ya~ hahaha”
“siipp~~ pokoknya jngn ambil Yesungku ya~”
“hahahaha.. tentu saja. Aku kan tidak mungkin mengambil kepunyaan sahabatku. Hahaha”
Malam harinya, tiba2 ada telpon masuk ketika aku sedang belajar.. ah! Itu dari Yesung! Kyaaaa
“Ha-halo? Ada apa Yesung?”
“umm .. Tidak apa2 kok. Aku hanya ingin meneleponmu saja. Haha... “
“ahh.. hei, kau punya seorang adik laki2 yg beda 2 tahun lebih muda dri kamu kan?”
“ya, aku punya. Ada apa?”
“sahabatku ingin berkenalan dengan adikmu~ hahaha”
“oh, baiklah. Bagaimana kalau sabtu ini kita bertemu? Aku membawa adikku dan kamu membawa shabatmu. Bagaimana? Hahaha”
“oke. Kita mau bertemu dimana?”
“bagaimana kalau di Ice skating station yang ada di pusat kota Seoul?”
“ayo~! Hahaha.. baiklah. Kita bertemu jam 10 di depan Ice skating station. Hehe”
Hari Sabtu, tepat pukul 10 pagi di dpan Ice Skating station..
Hari ini adalah hari yang paling kutunggu2 di minggu ini. Aku dan Min Young sudah bersiap2 sejak pagi dan sekarang kami sepertinya kepagian. Ngg.. ah~! It dia mereka..
“Heeiiii..~~!” ucap Yesung sambil melambaikan tangannya
“heii..” balasku
“ah, ini yg namanya Min Young ya?” tanya Yesung
“I-iya. Perkenalkan, namaku Kan Min Young” ucap Min Young gugup
"aku Kim Jong Woon. Biasa orang2 memanggilku Yesung. Ah, dan ini adikku, Kim Ryeo Wook”
“namaku Kim Ryeo Wook. Senang bertemu dengamu”
“senang juga bertemu denganmu” ujarku dan Min Young bersamaan
“hei, ayo kita masuk dan bermain ice skating. Kau bisa bermain skating tidak Min Rin?” ucap yesung
“umm.. aku tidak bisa. Hehehe”
“ bagaimana denganmu Min Young? Tnya RyeoWook pada sahabatku ini
“aku bisa, tapi untuk dikatakan jago pun belum bisa. Hahaha” ucap Min Young
“Kalau begitu aku dengan Min Rin dan Kalian berdua. Bagaimana? Jadi aku bisa mengajari Min Rin dan Min Young mengajari Ryeo Wook” usul Yesung
“SETUJU~!” teriak Ryeowook tiba2
Sepertinya dia mulai tertarik dengan Min Young. Bagus deh~ kliatannya Min Young juga suka pada RyeoWook. Hihi
Akhirnya kami masuk dan bersenang-senang disana sampai hari sudah hampir gelap. Sekitar pukul setengah tujuh malam, kami keluar dari tempat tersebut dan kami berniat untuk makan malam dulu baru pulang, tapi siapa menyangka, sehelai sapu tangan akan menyebabkan banyak hal yang berubah dalam sekejap..
Saat itu, sapu tanganku terbang karena tertiup angin yang begitu kencang. Aku berusaha meraihnya dan tanpa kusadari sebuah mobil dengan kecepatan yang lumayan tinggi akan segera menabrakku. Kupikir aku akan mati tapi....
“Ye-yesung..... ka-kau tidak apa2? Hei.. ayo bangun.. Yesung..”
Air mataku tak dapat kubendung lagi... aku menangis sekencang2nya. Seorang yang sangat kusayangi mengalami hal buruk karena aku..
Min young dan RyeoWook yang kaget segera menelepon Ambulance. Tak berapa lama datang ambulance yg kemudian mengangkut Yesung serta aku, Ryeowook dan Min Yong ke Rumah Sakit.
........................................................................................................................................................................

Sudah semminggu sejak kejadian tersebut terjadi. Yesung untungnya masih bisa diselamatkan. Namun nyawanya masih terancam sampai sekarang. Sampai sekarang dia masih belum sadarkan diri. Hari ini pun, aku akan menamaninya setelah pulang sekolah..
“hey, Yesung.. kenapa kau tidak bangun2? Aku merindukanmu.. aku merindukan senyum manismu.. aku merindukan tawamu.. aku merindukan genggaman tanganmu yang selalu siap menopangku dikala aku hampir jatuh.. aku sangat merindukanmu...”
Tiba2 saja tangan Yesung bergerak, dan.. matany terbuka!
“Mi-min Rinn...” ucap Yesung dengan suara yg sangat pelan
“Yesung.. kau sadar.. kau. Kau sadar!!! “
“Min Riinn.. a-ada sesuatu yg iingin k-kuberitahu padamu...”
“apa itu Yesung? Ada apa?”
“Min Rin...tolong katakan pada adikku untuk menjagamu dan menjaga Min Young. Aku tau dia suka pada Min young.. dan yg terakhir... Min Rin,sa-saranghae...”
“ hei, kau belum akan meninggal, kau pasti sembuh Yesung.. Yesung..”
“Min Rin, Sa-Rang-hae.... apa kau tidak suka padaku?...”
“Yesung.. aku.. aku sangat2 suka padamu. Aku sangat merindukanmu. Kumohoon bertahanlah. Aku membutuhkanmu disisiku.. kumohon..”
“Min rin, mianhae...”
PIIIIPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPP......
Terdengar nada panjang yg memilukan.. ia telah tiada....

3 bulan berlalu. Aku kembali menjalani kehidupanku. Ryeo Wook dan Min Young pun jadian. Ryeowook juga selalu menjagaku menggantikan kakaknya.. walau terkadang itu sangat menyakitkan bila kuingat lagi, tapi selamanya, Yesung akan tetap dihatiku. Terimakasih telah melindungiku... ^_^

Saturday, August 14, 2010

X3


Aaaahh.... smnjak nnton The Last Airbender, gw jdi jatuh cnta ama Noah Ringer~~ hehe.. mukanya emng mirip anak kcil, tpi manis bngt~~ haha
mukanya tuh imut~~ hehe..
gw sangat brsmngt untk mnggapai mmpi gw ni~~
hihi
doakan cita"ku tercapai ya teman teman~~~
ahahaha